Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengatakan tidak takut pada ancaman
serangan Israel, terkait program nuklir Iran. Bahkan, Ahmadinejad
membandingkan bahwa kekuatan Israel tidak lebih dari seekor serangga
pengganggu dibandingkan Iran.
"Israel tidak lebih dari seekor
nyamuk yang tidak akan mampu melihat kekuatan Iran secara luas," kata
Ahmadinejad pada pidatonya Sabtu, 12 Mei 2012, di provinsi Khorassan,
dilansir CNN yang mengutip kantor berita Fars.
Dalam
pidatonya tersebut, Ahmadinejad juga menganggap enteng ancaman Israel
di kawasan. Dia mengatakan, negara-negara sekitar Iran terlalu khawatir
akan pecah perang besar sehingga terpaksa membeli senjata hingga
miliaran dolar dari "kekuatan imperialisme yang arogan."
Menurutnya,
pembelian senjata itu sia-sia karena tidak akan ada perang antara Iran
dan Israel dalam waktu dekat. Ahmadinejad mengatakan, negara-negara di
kawasan sampai harus menukar senjata dari Barat dengan minyak mereka
yang berharga.
Ahmadinejad tidak menyebutkan negara mana yang
dimaksud. Namun, Arab Saudi beberapa waktu lalu menukarkan minyak mereka
dengan persenjataan Amerika Serikat, termasuk pesawat tempur F-15,
seharga US$60 miliar.
Dalam pidatonya juga, Ahmadinejad sekali
lagi menyampaikan pesan-pesan anti Israel dan Amerika Serikat. Sejak
terpilih pada 2005, Ahmadinejad gencar mengkampanyekan "Dunia tanpa
Zionisme" dan mempertanyakan kebenaran holocaust atau pembantaian Yahudi
oleh Nazi Jerman.
"Dengan bantuan Tuhan, kita akan segera memiliki dunia tanpa Amerika Serikat dan Zionisme," katanya.
Ketegangan
antara Iran dan negara-negara Barat terkait program nuklir Teheran yang
diduga kedok membuat senjata. Rencananya minggu depan, Iran dan
beberapa negara Barat, termasuk Amerika Serikat, akan melakukan
pertemuan di Baghdad, Irak, untuk merundingkan masalah nuklir.
Dalam
pertemuan tersebut, Barat akan meminta kejelasan dari Iran soal program
nuklir mereka. Barat juga akan meminta Iran menghentikan pengayaan
uranium yang dikhawatirkan digunakan untuk membuat senjata atom. Iran
berkali-kali membantah dan mengatakan bahwa nuklir mereka untuk tujuan
medis. (eh)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar